Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Ponorogo, Ekspor Kunyit 110 Ton Ke India


Kunyit, Bumbu, Kari, Bahan, Bubuk, Memasak, Masakan

Ponorogo – Siberkil.com, Kabar gembira dating dari hasil produksi kunir alias kunyit di Kabupaten Ponorogo. Hal itu dikarenakan saat ini prospeknya-pun cukup cerah. Sampai-sampai negara luar juga tertarik dan meminta kiriman kunyit produk Ponorogo. Salah satunya negara India yang notabene terkenal akan masakan dengan banyak rempah-rempahnya. Negara India meminta kiriman kunyit Ponorogo hingga ratusan ton. Seperti dikatakn drh. Andi Susetyo, Kepala Dinas Pertanian kepada Siberkil.com, Selasa, 11 Februari 2020, kiriman kunyit sebanyak 110 ton ke India telah dilepas hari Selasa, 11 Februari 2020. Untuk ekspor kunyit ini ternyata sudah berjalan sejak tahun 2017 silam. Bahkan tidak hanya kunyit saja yang di ekspor, namun juga jahe sebagai bahan obat. Proses Eskpor itu dilakukan setiap 6 bulan sekali. Ekspor dilakukan ketika musim panen tiba yakni bulan Juni-Juli saat kemarau. Sebagai informasi, untuk bulan Februari ini, dilakukan ekspor sebab ada permintaa kusus dari negara India. Lebih lanjut, drh. Andi Susetyo menambahkan, pengiriman kunyit ke India ini dalam bentuk irisan yang selanjutnya oleh India diolah setengah jadi guna dikirim ke negara Eropa sebagai bahan obat-obatan.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang berdiri


Diakui oleh drh. Andi Susetyo, produksi kunyit Ponorogo di tahun 2019 kemarin ada 1.932 ton dari total lahan 326 hektar. Terbanyak, untuk penghasil kunyit yakni wilayah Ngrayun, Pulung, Sooko serta Ngebel. Karena itu, pihaknya ke depan akan tingkatkan kerjasama antara petani, dan pengusaha eksportir.

Jahe, Bubuk, Memasak, Bahan, Harum, Kunyit, Tanah


Sementara Bupati Ipong Muchlissoni mengaku bangga akhirnya Ponorogo mampu menjadi eksportir kunyit ke India. Harapannya, dengan adanya ekspor kunyit ke luar negeri dapat memberi semangat kepada para petani dan juga masyarakat Ponorogo. Sebab, bertanam kunyit tidak hanya di lahan pertanian saja, namun bisa di pekarangan rumah. Lebih lanjut dikatakan, dengan dikirimnya kunyit ke-India , harga kunir akan naik dan berujung pada kesejahteraan petani. Petani diminta tidak hanya fokus bertanam padi namun juga tanaman obat seperti kunyit, jahe dan sejenisnya. Asal tahu saja, pemberangkatan 5 kointener itu, juga disaksikan perwakilan dari kementerian pertanian.

Post a Comment for "Ponorogo, Ekspor Kunyit 110 Ton Ke India"

Berlangganan via Email